LEGITAS adalah Media Digital Mahasiswa Sistem Informasi STT Terpadu Nurul Fikri. Hadir sebagai sarana untuk berbagi pengetahuan tentang dunia teknologi, artikel inspirasi dan lembar kreasi dan inovasi. visit nurulfikri.ac.id

19 Hal Seru Android Nougat (v 7.0)

28/02/17

Lazimnya Google, ketika akan merilis sistem operasi baru upgrade-an dikenalkan pula perangkat Google Nexus  terbaru. Walaupun kadang perangkat Nexus itu sendiri made in pabrikan seperti HTC atau LG. Google pun telah memastikan smartphone pertama yang “berhak” menggunakan versi 7.0 alias pasca Marshmallow alias Nougat adalah LG V20. Kalau tak ada aral, LG bisa saja memamerkan perangkat eksklusifnya ini pada ajang IFA 2016 di Berlin, Jerman.
Nougat disiapkan agar mampu mengantisipasi tren teknologi smartphone masa depan. Apa saja?

#1. QUICK SETTING
Setingan cepat ini dapat dikustom sesuai keingginan pengguna, dirancangulang agar lebih cepat akses ke menu-menu pilihan.

#2. CLEAR ALL
Dulu, ketika hendak menonaktifkan aplikasi yang sedang berjalan, Anda harus melakukan clear satu persatu. Dengan Nougat tersedia opsi Clear All yang secara serentak menonaktifkan aplikasi yang tidak  perlu aktif.

#3. WORK MODE
Nougat akan membantu Anda memilih mode Work ketika Anda tak ingin diganggu dengan urusan pribadi. Setelah semua pekerjaan beres, ketika Anda kembali ke menu biasa, Anda tinggal mematikan Work Mode. Tentu saja di Work Mode Anda bisa memilih fitur atau aplikasi yang diperlukan.

#4. VR MODE
Tren Virtual Reality (VR) diakomodir oleh Nougat. Google bakal bekerjasama dengan Daydream, platform mobile VR untuk pengembangan konten. Daydream dikenalkan Google beberapa bulan silam.

#5. DOZE
Doze merupakan fitur penting yang sangat membantu menghemat baterai. Secara otomatis Doze akan bekerja ketika smartphone tak terpakai dengan cara melakukan pengurangan power.

#6. DATA SAVER
Saat smartphone tak bekerja, aplikasi aktif biasanya akan terus mengakses data, misalnya Pokemon Go. Dengan kata lain paket data internet Anda akan terus berkurang. Fitur Data Saver membantu untuk menghentikan akses data secara terus-menerus. Sebelumnya pindahkan ke posisi “On”.

#7. SPLIT SCREEN MODE
Kini Anda bisa lebih bebas melakukan dua hal secara bersama, karena  tampilan dua layanan dapat dipisahkan dalam satu layar. Misalkan sembari menonton video di tampilan atas dan menyimak resep makanan di tampilan bawah.

#8. NOTIFICATION CONTROL
Di saat muncul notifikasi dan Anda tidak ingin diganggu (sebut saja up date Twitter), dengan Notification Control sekarang Anda bisa menekan ikon notifikasi tersebut kemudian arahkan ke Settings maka berikutnya suara notifikasi akan hilang. Anda tak terganggu dibuatnya.

#9. LOCKSCREEN WALLPAPER
Biar tampilan layar lebih kreatif, sekarang Anda bisa memilih dan memasang wallpaper yang berbeda antara homescreen dan lockscreen.

#10. FACE RECOGNIZER
Selain pengenalan sidik jari menggunakan sensor pada versi Android sebelumnya, Nougat menambahkan face recognizer yang masuk di menu Smart Lock. Tentu memanfaatkan peran kamera depan dan opsi sekuriti ini kurang sensitif di saat minim cahaya.

#11. BAHASA DAN EMOJI BERTAMBAH
Nougat menambahkan sekitar 100 bahasa dari berbagai negara. Selain itu juga 25 bahasa lokal. Emoji bertambah lagi sebanyak 72 jenis.

#12. DISPLAY SIZE
Fasilitas ini tak hanya teks saja yang dapat diatur ukurannya, elemen lain seperti ikon atau image pun dapat disesuaikan dengan kenyamanan Anda melihat.

#13. OUTPUT AUDIO MONO
Di sektor audio, Nougat menambahkan Mono Putput yang berguna ketika Anda hanya menggunakan earphone single. Caranya dengan menggabungkan kanal stereo kiri dan kanan menjadi satu (single mono), kualitas audio tentu jadi lebih baik.

#14. INFORMASI DARURAT
Emergency Information sangat penting sebagai pemberi data catatan diri seperti golongan darah, nama, catatan alergi, dan daftar kontak darurat. Data ini akan muncul meskipun smartphone di-lock.

#15. NOTIFICATION DIRECT REPLY
Penyempurnaan dari Android Marshmallow, di mana ketika ada notifikasi (WhatsApp umpamanya) masuk, Anda bisa segera me-reply. Bahkan menjawab dengan menggunakan emoji.

#16. VULKAN API
Ini saatnya buat developer game menggunakan Vulkan API untuk mendesain grafis 3D yang lebih keren. Selain itu dengan API ini game dijamin lebih tajam. Setingkat di atas game 3D biasa.

#17. DOUBLE TAP SWITCH
Ketika menggunakan dua layar (split screen), dimana di layar bawah Anda gunakan untuk browsing berbagai aplikasi. Untuk berganti aplikasi, cukup dengan men-tap dua kali. Cara ini lebih cepat tentu saja.

#18. MULTI LOCAL SUPPORT
Setingan satu ini membuat Anda tak kerepotan ketika melakukan pencarian yang biasanya hanya mendukung satu bahasa. Dengan Multi Local Support tak akan tercampur antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris.

#19. NEW LANGUAGE PREFERENCE
Sekarang Anda tinggal pilih bahasa apa yang akan Anda gunakan, kemudian secara otomatis Anda akan diantarkan ke keyboard yang sesuai dengan bahasa yang Anda pilih. Begitu pula dengan teksnya. (*)


Sumber : http://www.chip.co.id/news/technology-software_os-gadget-apps-android/16829/19_hal_seru_android_nougat_v_7.0
Terima kasih, semoga bermanfaat.. H A M D A N I

Mengapa Perlu Adanya Pendidikan Karakter?

02/02/17


Pendidikan karakter adalah suatu hal yang saat ini ditekankan dalam pendidikan di Indonesia. Nah dalam saya muncul berbagai pertanyaan tentang pendidikan karakter. Diantaranya yaitu Mengapa perlu pendidikan karakter? Apakah ”karakter” dapat dididikkan? Karakter apa yang perlu dididikkan? Bagaimana mendidikkan aspek-aspek karakter secara efektif? Bagaimana mengukur keberhasilan sebuah pendidikan karakter? Siapa yang harus melakukan pendidikan karakter? 
Pertanyaan-pertanyaan tersebut kembali diperkuat oleh kebijakan yang menjadikan pendidikan karakter sebagai ”program” pendidikan nasional di Indonesia terutama dalam Kementerian Pendidikan Nasional Kabinet Indonesia Bersatu II. ”Pendidikan karakter” bukanlah hal baru dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Untuk menjawab semua tentang pendidikan karakter mari kita bahas satu persatu.

1. Mengapa perlu pendidikan karakter?

Ada beberapa penamaan nomenklatur untuk merujuk kepada kajian pembentukan karakter peserta didik, tergantung kepada aspek penekanannya. Di antaranya yang umum dikenal ialah: Pendidikan Moral, Pendidikan Nilai, Pendidikan Relijius, Pendidikan Budi Pekerti, dan Pendidikan Karakter itu sendiri. Masing-masing penamaan kadang-kadang digunakan secara saling bertukaran (inter-exchanging), misal pendidikan karakter juga merupakan pendidikan nilai atau pendidikan relijius itu sendiri (Kirschenbaum, 2000).
Sepanjang sejarahnya, di seluruh dunia ini, pendidikan pada hakekatnya memiliki dua tujuan, yaitu membantu manusia untuk menjadi cerdas dan pintar (smart), dan membantu mereka menjadi manusia yang baik (good). Menjadikan manusia cerdas dan pintar, boleh jadi mudah melakukannya, tetapi menjadikan manusia agar menjadi orang yang baik dan bijak, tampaknya jauh lebih sulit atau bahkan sangat sulit. Dengan demikian, sangat wajar apabila dikatakan bahwa problem moral merupakan persoalan akut atau penyakit kronis yang mengiringi kehidupan manusia kapan dan di mana pun.
Kenyataan tentang akutnya problem moral inilah yang kemudian menempatkan pentingnya penyelengaraan pendidikan karakter. Rujukan kita sebagai orang yang beragama (Islam misalnya) terkait dengan problem moral dan pentingnya pendidikan karakter dapat dilihat dari kasus moral yang pernah menimpa kedua
Sebagai kajian akademik, pendidikan karakter tentu saja perlu memuat syarat-syarat keilmiahan akademik seperti dalam konten (isi), pendekatan dan metode kajian. Di sejumlah negara maju, seperti Amerika Serikat terdapat pusat-pusat kajian pendidikan karakter (Character Education Partnership; International Center for Character Education). Pendidikan karakter berkembang dengan pendekatan kajian multidisipliner: psikologi, filsafat moral/etika, hukum, sastra/humaniora.
Sebagai aspek kepribadian, karakter merupakan cerminan dari kepribadian secara utuh dari seseorang: mentalitas, sikap dan perilaku. Pendidikan karakter semacam ini lebih tepat sebagai pendidikan budi pekerti. Pembelajaran tentang tata-krama, sopan santun, dan adat-istiadat, menjadikan pendidikan karakter semacam ini lebih menekankan kepada perilaku-perilaku aktual tentang bagaimana seseorang dapat disebut berkepribadian baik atau tidak baik berdasarkan norma-norma yang bersifat kontekstual dan kultural.
Menurunnya kualitas moral dalam kehidupan manusia Indonesia dewasa ini, terutama di kalangan siswa, menuntut deselenggarakannya pendidikan karakter. Sekolah dituntut untuk memainkan peran dan tanggungjawabnya untuk menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai yang baik dan membantu para siswa membentuk dan membangun karakter mereka dengan nilai-nilai yang baik. Pendidikan karakter diarahkan untuk memberikan tekanan pada nilai-nilai tertentu –seperti rasa hormat, tanggungjawab, jujur, peduli, dan adil– dan membantu siswa untuk memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sendiri.

2. Pengertian Pendidikan Karakter

Kata character berasal dari bahasa Yunani charassein, yang berarti to engrave (melukis, menggambar), seperti orang yang melukis kertas, memahat batu atau metal. Berakar dari pengertian yang seperti itu, character kemudian diartikan sebagai tanda atau ciri yang khusus, dan karenanya melahirkan sutu pandangan bahwa karakter adalah pola perilaku yang bersifat individual, keadaan moral seseorang?. Setelah melewati tahap anak-anak, seseorang memiliki karakter, cara yang dapat diramalkan bahwa karakter seseorang berkaitan dengan perilaku yang ada di sekitar dirinya (Kevin Ryan, 1999: 5).

Williams & Schnaps (1999) mendefinisikan pendidikan karakter sebagai

“any deliberate approach by which school personnel, often in conjunction with parents and community members, help children and youth become caring, principled and responsible”.
Maknanya dari pengertian pendidikan karakter yaitu merupakan berbagai usaha yang dilakukan oleh para personil sekolah, bahkan yang dilakukan bersama-sama dengan orang tua dan anggota masyarakat, untuk membantu anak-anak dan remaja agar menjadi atau memiliki sifat peduli, berpendirian, dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut Williams (2000) menjelaskan bahwa makna dari pengertian pendidikan karakter tersebut awalnya digunakan oleh National Commission on Character Education (di Amerika) sebagai suatu istilah payung yang meliputi berbagai pendekatan, filosofi, dan program. Pemecahan masalah, pembuatan keputusan, penyelesaian konflik  merupakan aspek yang penting dari pengembangan karakter moral. Oleh karena itu, di dalam pendidikan karakter semestinya memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengalami sifat-sifat tersebut secara langsung.
Pengertian Pendidikan Karakter

Tujuh Alasan Perlunya Pendidikan Karakter

Menurut Lickona ada tujuh alasan mengapa pendidikan karakter itu harus disampaikan:
  1. Merupakan cara terbaik untuk menjamin anak-anak (siswa) memiliki kepribadian yang baik dalam kehidupannya;
  2. Merupakan cara untuk meningkatkan prestasi akademik;
  3. Sebagian siswa tidak dapat membentuk karakter yang kuat bagi dirinya di tempat lain;
  4. Mempersiapkan siswa untuk menghormati pihak atau orang lain dan dapat hidup dalam masyarakat yang beragam;
  5. Berangkat dari akar masalah yang berkaitan dengan problem moral-sosial, seperti ketidaksopanan, ketidakjujuran, kekerasan, pelanggaran kegiatan seksual, dan etos kerja (belajar) yang rendah;
  6. Merupakan persiapan terbaik untuk menyongsong perilaku di tempat kerja; dan
  7. Mengajarkan nilai-nilai budaya merupakan bagian dari kerja peradaban.

 3. Bagaimana Mendidik Aspek Karakter?

Pendidikan bukan sekedar berfungsi sebagai media untuk mengembangkan kemampuan semata, melainkan juga berfungsi untuk membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermatabat. Dari hal ini maka sebenarnya pendidikan watak (karakter) tidak bisa ditinggalkan dalam berfungsinya pendidikan. Oleh karena itu, sebagai fungsi yang melekat pada keberadaan pendidikan nasional untuk membentuk watak dan peradaban bangsa, pendidikan karakter merupakan manifestasi dari peran tersebut. Untuk itu, pendidikan karakter menjadi tugas dari semua pihak yang terlibat dalam usaha pendidikan (pendidik).
Secara umum materi tentang pendidikan karakter dijelaskan oleh Berkowitz, Battistich, dan Bier (2008: 442) yang melaporkan bahwa materi pendidikan karakter sangat luas. Dari hasil penelitiannya dijelaskan bahwa paling tidak ada 25 variabel yang dapat dipakai sebagai materi pendidikan karakter. Namun, dari 25 variabel tersebut yang paling umum dilaporkan dan secara signifikan hanya ada 10, yaitu:
  1. Perilaku seksual
  2. Pengetahuan tentang karakter (Character knowledge)
  3. Pemahaman tentang moral sosial
  4. Ketrampilan pemecahan masalah
  5. Kompetensi emosional
  6. Hubungan dengan orang lain (Relationships)
  7. Perasaan keterikan dengan sekolah (Attachment to school)
  8. Prestasi akademis
  9. Kompetensi berkomunikasi
  10. Sikap kepada guru (Attitudes toward teachers).
Otten (2000) menyatakan bahwa pendidikan karakter yang diintegrasikan ke dalam seluruh masyarakat sekolah sebagai suatu strategi untuk membantu mengingatkan kembali siswa untuk berhubungan dengan konflik, menjaga siswa untuk tetap selalu siaga dalam lingkungan pendidikan, dan menginvestasikan kembali masyarakat untuk berpartisipasi aktif sebagai warga negara.

4. Peran Konselor dalam Pendidikan Karakter di Sekolah

Jika pendidikan karakter diselenggarakan di sekolah maka konselor sekolah akan menjadi pioner dan sekaligus koordinator program tersebut. Hal itu karena konselor sekolah yang memang secara khusus memiliki tugas untuk membantu siswa mengembangkan kepedulian sosial dan masalah-masalah kesehatan mental, dengan demikian konselor sekolah harus sangat akrab dengan program pendidikan karakter.
Konselor sekolah harus mampu melibatkan semua pemangku kepentingan (siswa, guru bidang studi, orang tua, kepala sekolah) di dalam mensukseskan pelaksanaan programnya. Mulai dari program pelayanan dasar yang berupa rancangan kurikulum bimbingan yang berisi materi tentang pendidikan karakter, seperti kerja sama, keberagaman, kejujuran, menangani kecemasan, membantu orang lain, persahabatan, cara belajar, menejemen konflik, pencegahan penggunaan narkotika, dan sebagainya. Program perencanaan individual berupa kemampuan untuk membuat pilihan, pembuatan keputusan, dan seterusnya. Program pelayanan responsif yang antara lain berupa kegiatan konseling individu, konseling kelompok.
Nah demikianlah mengenai pendidikan karakter, begitu pentingnya pendidikan karakter di negeri ini, untuk itu bagi para guru, konselor, dosen maupun orang tua hendaknya senantiasa menanamkan karakter pada anak didiknya. Khusus bagi konselor sekolah di Indonesia baik secara langsung maupun tidak langsung berkewajiban menyelenggarakan program pelayanan yang bernuansa nilai-nilai pendidikan karakter.
Sumber : http://belajarpsikologi.com/mengapa-perlu-adanya-pendidikan-karakter/

Terima kasih, semoga bermanfaat.. H A M D A N I

Prospek Kerja Lulusan Sistem Informas


Hasil gambar untuk prospek sistem informasi


Apa itu sistem Informasi? Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data.

Sistem Informasi (atau ada di beberapa perguruan tinggi yang mengenalnya sebagai jurusan Manajemen Informatika, dsb) lebih mengarah ke penerapan komputer untuk dunia business dan manajemen. Kalau dibandingkan dengan Sistem komputer, dia lebih mengarah ke belajar perangkat keras (hardware) komputer yang menurut saya lebih mirip-mirip ke jurusan elektro digital, sedangkan Sistem Informasi yang kadang-kadang ilmunya mendekati bidang ekonomi. Namun kalau kita menggeluti bidang hardware dan arsitektur komputer, program studi teknik komputer bisa menjadi pilihan. Sebenarnya ada jurusan lain yang juga mengarah ke rumpun komputer seperti Komputer akuntansi, komputer perbankan, dsb. Namun, saya pikir itu versi lain dari jurusan Sistem Informasi yang lebih dikonsentrasikan ke penerapan lebih khusus. Untuk gambaran tentang bidang sistem informasi, bidang ini menitikberatkan pada pembuatan sebuah sistem informasi yang dapat memudahkan pengguna sekaligus mampu meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan kinerja pengguna pada tingkatan secara individual dan perusahaan pada tingkat yang lebih tinggi lagi.
Sistem informasi yang berbasis komputer mempunyai tugas menggantikan pekerjaan yang bila kita lakukan secara manual akan membutuhkan waktu lama atau justru cenderung mempunyai tingkat kesalahan cukup tinggi. Sistem informasi juga digunakan untuk menggantikan pekerjaan-pekerjaan yang biasanya masih berbasis pena dan kertas agar dapat menghemat tempat penyimpanan apalagi biaya yang akan dikeluarkan, yang biasanya menjadi masalah utama, sehingga menjadi seminim mungkin. Orang yang ahli dalam sistem informasi disebut sistem analisis.
Di setiap jurusan kok ada bidang mata kuliah sistem informasi ya? Kalau gitu, jurusan sistem informasi sempit dunk. Sering muncul pertanyaan ataupun pernyataan seperti itu. Memang, ketika kita membaca silabus mata kuliah jurusan lain, pasti banyak yang memasukan mata pelajaran semisal Sistem Informasi Manajemen, sistem informasi dan teknologi, dan yang se-basic dengannya. Hal itu karena setiap jurusan sangat membutuhkan disiplin ilmu sistem informasi. Untuk lebih memahaminya, kita kembalikan lagi ke paragraf sebelumnya yang memaparkan manfaat Sistem Informasi.
Sistem Informasi adalah kunci keberhasilan pencapaian kinerja perusahaan. Sistem Informasi mencakup dan mengintegrasikan seluruh tingkatan organisasi dan fungsi bisnis. Dalam sebuah organisasi, seorang Sarjana Sistem Informasi mempunyai kemampuan yang tidak banyak dimiliki jurusan lain. Dia mampu mendefinisikan dan menganalisa kebutuhan sistem informasi sebuah organisasi. Dia juga mengembangkan sistem informasi guna memperkaya teori, metode dan paradigma yang telah ada, merencanakan proyek-proyek pengembangan sistem informasi dari sebuah organisasi, memonitor proyek-proyek konstruksi teknologi informasi sebagai komponen utama sistem informasi, mengelola manajemen pemeliharaan sistem informasi (maintenance, supports, dan services) yang telah diimplementasikan dalam sebuah perusahaan atau organisasi, mengembangkan metodologi-metodologi baru yang dapat dipergunakan sebagai dasar perencanaan dan pengembangan proyek-proyek sistem informasi, seperti information system strategic planning, I/T audit, custom development management, package implementation strategy, information technology infrastructure development, dan lain sebagainya.
Beberapa perusahaan yang membutuhkan sarjana lulusan S1 Sistem Informasi (src : ITS Sistem Informasi) adalah:
1. Astra Internasional Posisi yang ditawarkan untuk lulusan S1 Sistem Informasi oleh Astra Internasional adalah IT Analyst. IT Analyst bertugas untuk mendesain software sedemikian rupa untuk menengani permintaan dari pelanggan. Selain itu IT Analyst juga berperan untuk menjaga hubungan baik dengan suppliers. Syarat yang diajukan untuk mengisi posisi ini adalah S1/S2 Teknik Informatika, Sistem Infoemasi, Teknik Industri, dan Computer Science. Persyaratan lainnya adalah mampu berpikir analitis dan mampu bekerja secara tim.
2. Asuransi Astra Perusahaan Astra tidak menyebut secara spesifik membutuhkan lulusan dari Sistem Informasi. Namun pada posisi IT Analyst dibutuhkan lulusan S1 dari bidang computer science. Maka dari itu lulusan Sistem Informasi bisa dimasukkan dalam bidang computer science ini. Persyaratan lain untuk melamar pada posisi ini adalah skill berpikir analitis dan logis, bagus dalam berbahasa inggris, adaptif, motivasi tinggi, dan memiliki kepribadian yang menyenangkan.
3. Triputra Group Triputra grup membuka lowongan untuk IT System analyst dengan persyaratan umur maksimal 28 tahun, lulusan S1 Teknik Informatika / Computer / Sistem Informasi, memiliki pengalaman di bidang yang sama kurang lebih selama 1-3 tahun, memahami tentang konsep ERP, memiliki pengalaman dalam mengimplementasikan ERP, terbiasa dengan IT governance concept, pekerja keras, dan berkemauan keras untuk belajar. Selain itu triputra grup juga membuka lowongan pekerjaan sebagai IT Programmer Oracle. Posisi ini nantinya akan berperan sebagai pengelola data base dalam perusahaan. Selain itu posisi ini juga berperan dalam membangun ERP. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengisi posisi ini adalah memiliki umur maksimal 28 tahun, S1 Teknik Informatika / Computer / Sistem Informasi, memiliki pengalaman di bidang yang sama kurang lebih selama 1-3 tahun, memiliki skill yang bagus dalam menggunakan PL/SQL/Oracle/Workflow, serta memiliki kemampuan berpikir logis dan analitis.
4. PT. Maxxima merupakan perusahaan yang bergerak di bidang simulasi, GIS, dan aplikasi web, menawarkan beberapa posisi untuk lulusan bidang komputer science termasuk lulusan sistem informasi. Posisi-posisi tersebut adalah :
a.         Programmer Web Untuk mengisi posisi ini, maka pelamar disyratkan merupakan lulusan S1/D3 sistem informasi/ teknik informatika/ sejenis, memahami HTML, PHP, CSS untuk web development, familiar dengan database relasional, memahami dan mampu mengimplementasikan dengan baik pemograman OOP, lebih diutamakan yang memahami GIS library mapserver, serta lebih diutamakan yang memahami java
b.        Programmer Desktop Delphi Untuk menjadi programer desktop delphi persyaratan yang diajukan oleh PT. Maxxima adalah lulusan S1/D3 sistem informasi/ teknik informatika/ sejenis, familiar dengan lingkungan pemograman desktop delphi, serta , memahami dan mampu mengimplementasikan dengan baik pemograman OOP.
c.         Programmer Desktop C++ Syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi programmer desktop C++ adalah lulusan S1/D3 sistem informasi/ teknik informatika/ sejenis, familiar dengan lingkungan pemograman desktop C++, serta, memahami dan mampu mengimplementasikan dengan baik pemograman OOP Selain persyaratan khusus yang diajukan, PT. Maxxima juga mengajukan persyaratan umum untuk calon pegawainya yaitu komunikatif, kreatif, dinamis, mampu belajar dengan cepat, disiplin, serta memiliki kemampuan kerjasama tim yang baik.

6. Wingsfood PT. Wingsfood membuka tiga posisis untuk lulusan komputer science termasuk lulusan sistem informasi. Posisi tersebut adalah programmer, IT Networking, dan database administrator. Untuk seorang programmer memiliki tugas sebagai develo[er program yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sedangkan IT Networking memiliki tanggung jawab lebih ke keamanan sistem yang dibangun dalam perushaan. Oleh karena itu seorang calon IT Networking juga harus mengetahui tentang hacking. Posisi terakhir yaitu database administrator berperan dalam memanage, memanipulasi, dan mengintegrasikan semua data yang ada di sebuah perusahaan. Dan masih sangat banyak lagi. selain menjadi karyawan lulusan Sistem Informasi juga bisa berwirausaha, seperti membuka usaha konsultan software d.l.l 

Terima kasih, semoga bermanfaat.. H A M D A N I

Manajemen Aksi

Gambar terkait
Merumuskan Formulasi Gerakan Mahasiswa, Aksi Sebagai Kekuatan Kontrol Moral dan Sosial
 “Hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Islam sebagaimana engkau adalah hanief (cenderung kepada kebenaran). Itulah fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu”
(QS Ar-Rum : 30)
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”
(QS Ali ‘Imron : 110)
“Hidup adalah ikhlas dalam berfikir maupun bertindak, itulah aktualisasi tauhid”
(WM)
Mahasiswa merupakan salah satu dari beberapa kekuatan inti perubahan. Selain masyarakat yang di dalamnya terdapat petani, buruh serta para begundal pemerintahan yang mengabdikan diri kepada berhalaneoliberalisme, mahasiswa adalah analis, fasilitator dan konsolidatorsekaligus provokator dalam menjaga kedinamisan berjalannya Negara (pemerintahan). Oleh karena itu, untuk mengatasi berbagai persoalan yang muncul sebagai dampak dari salah satu bentuk ketidakpatuhan terhadap hukum objektif masyarakat (kesetaraan, keadilan, kesejahteran rakyat, dll), dibutuhkan sebuah formulasi gerakan sebagai konsep sekaligus secara teknis dapat menjadi pengawal utama berjalannya pemerintahan Indonesia. Dalam konteks ini, tokoh kuncinya adalah mahasiswa. Tentu saja bukan mahasiswa yang tidak hanya diam dalam melihat adanya penindasan terhadap kaum yang lemah.
Namun kita tidak akan mendiskusikan hal idealis di atas. Kita akan lebih menitiktekankan diskusi kita kali ini mengenai upaya-upaya apa sajakah yang mesti dilakukan oleh mahasiswa bersama masyarakat dalam mewujudkan perubahan sosial yang berkeadilan. Seringkali kita menyaksikan berbagai bentuk demonstrasi atau aksi yang dilakukan oleh mahasiswa, buruh, petani maupun kelompok masyarakat lain. Apakah sebenarnya aksi itu, bagaimana dan untuk tujuan apa aksi harus dilakukan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut marilah kita carikan jawabannya bersama-sama dalam diskusi kali ini.
Pengantar sederhana mengenai manajemen aksi
Manajemen Aksi merupakan sebuah system dan mekanisme (persiapan, masa waktu aksi, evaluasi serta tindak lanjut) yang jelas serta kongkret dalam sebuah aksi, baik massa maupun kelompok. Manajemen Aksi meliputi beberapa hal yang sangat penting, di dalamnya terdapat beberapa tahapan yang kesemuanya tidak dapat dinilai sederhana. Jadi yang dimaksud dengan manajemen aksi tidak sebatas sisten dan pengaturan serta perencanan persiapan pada saat melaksanakan aksi saja (yang selama ini hanya difahami sebagai persiapan untuk melakukan demonstarsi saja), namun merupakan sebuah formula yang utuh dan komprehensif, menyeluruh dan tidak parsial
Demonstrasi dan Aksi
Secara substansial, antara demonstrasi dan aksi memiliki makna yang sama. Hanya saja akan lebih halus dengan menggunakan kata aksi daripada demonstrasi. Sebab kata demonstrasi lebih memiliki persepsi negative, selalu diidentikkan dengan hal yang berbau kekerasan dan anarkhis (bakar-bakaran, menghancurkan gedung, penjarahan, dll). Meskipun demonstrasi tidak selalu seanarkhis seperti yang dibayangkan oleh banyak anggota masyarakat.
Tujuan Aksi
Salah satu bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah serta penyampaian pesan kepada masyarakat adalah dengan melakukan aksi massa. Dalam negara yang berdemokrasi, aksi menjadi cara yang dilegalkan, oleh karena itu lembaga pendidikan seperti universitas juga harus berperan sebagai guardian of value dari pemerintah serta masyarakat. Mengapa cara yang dipilih adalah aksi ? karena aksi berdampak pada dua sisi, yakni sisi ketersampaian pesan kepada pihak yang diinginkan serta penyadaran masyarakat atas sebuah isu. Sehingga aksi masih menjadi cara yang relevan untuk dilakukan.
Tahapan-tahapan dalam aksi
Dalam melaksanakan aksi, harus mempertimbangkan beberapa hal penting. baik perangkat yang mesti dipersiapkan maupun tahapan-tahapan yang harus dilalui bersama. Aksi memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui, antar lain:
  1. Pra Aksi, Persiapan yang dilakukan sebelum dilaksanakannya aksi tidak selalu dapat ditentukan dengan pasti berapa lam waktu yang dibutuhkan. Hal demikian lebih bersifat fleksibel. Di sini kita akan membahas beberapa persiapan penting sebelum aksi.
  1.  
    1. Persiapan dan pematangan issue
Mahasiswa harus memiliki kekuatan dalam pemikiran, termasuk dalam isu yang akan angkat, kaji sebuah isu dengan mendalam serta didukung data yang akurat agar pesan dan tuntutan yang disampaikan berbobot dan jelas, buat semacam focus group discussion dengan beberapa mahasiswa untuk menentukan dan memantapkan isu.
  1.  
    1. Membuat press release
Berisikan pesan dan tuntutan dari isu yang telah dibahas, sebisa mungkin pesan yang akan disampaikan terfokus dan jangan melebar jauh.
  1.  
    1. Mengumpulkan massa (estimasi)
Aksi membutuhkan massa, dan salah satu parameter keberhasilan aksi adalah semakin banyaknya massa yang hadir dalam aksi, semakin banyak massa yang hadir akan menjadi force power tambahan bagi kita untuk menunjukkan bahwa banyak orang yang telah memahami isu yang dibawa dan turut berperan dalam menyuarakan isu tersebut. Banyak cara yang dapat dilakukan dalam mengumpulkan massa. Yang lebih penting adalah bagaimana semua faham tentang issu yang diangkat, sehingga massa yang ikut tidak hanya ikut-ikutan saja, tanpa memahami substansi issue yang diangkat.
  1.  
    1. Menghubungi media
Sangat dibutuhkan keberadaan media massa. Meskipun media massa memiliki “hidung” yang tajam, namun kita harus tetap harus menghubungi media. dengan demikian aksi yang dilakukan dapat dimuat dan lebih tersosialisasikan secara maksimal. Disamping media juga dapat dijadikan sebagai kontrol dalam meminimalisir tingkat represifitas aparat.
  1.  
    1. Mempersiapkan perangkat aksi
Perangkat aksi yang dibutuhkan antara lain ; spanduk atau baligo berisi pesan aksi, bendera lembaga yang mengusung aksi, press release untuk masyarakat luas,perangkat dokumentasi, poster untuk dibawa oleh peserta aksi, media publikasi tambahan untuk dibagikan ke masyarakat seperti leaflet atau pamflet, pengeras suaraseperti TOA dan mobil sound system, dan identitas peserta aksi untuk memastikan aksi tidak disusupi, identitas ini seperti pengikat kepala atau jaket. Selain itu sebagai dinaminasi bisa juga disiapkan yel-yel atau lagu selama aksi yang berisikan pesan perjuangan mahasiswa dan pesan dari isu aksi yang dijalankan. Aksi teatrikal untuk menambah menariknya aksi bisa juga dilakukan.
  1.  
    1. Skenario dan pembagian peran
Menentukan arah dan rute aksi serta apa saja yang akan dilakukan. Pembagian peran diantara inisiator perlu juga dilakukan, siapa yang akan sebagai komandan lapangan, humas, P3K, dinamisator, orator, dan pengdokumentasi. Adanya pembagian peran ini diharapkan dapat membuat aksi terarah dan tertib.
  1.  
    1. Menghubungi pihak kepolisian untuk perizinan
Hal ini dilakukan supaya pihak aparat mengetahui dan melakukan pengaman ketika aksi dilaksanakan.
  1. Saat Aksi, merupakan tahapan aktualisasi dan perjuangan, karena segala sesuatu dapat berubah ketika sudah di lapangan, oleh karena itu peran koordinator lapangan sangat dibutuhkan agar segala sesuatu berjalan dengan baik. Banyak hal yang tidak terduga, seperti jadwal aksi yang tidak tepat waktu, massa yang tidak sesuai target, logistik aksi yang telat tiba, dan lainnya. Apapun yang terjadi di saat aksi, Don’t give up, go ahead. Beberapa hal yang biasa dilakukan selama berlangsungnya aksi antara lain:
  1. Membagikan pesan yang telah dibuat, seperti pamflet dan leaflet.
  2. Berorasi dalam perjalanan dan di tempat tujuan akhir, orasi adalah bagian dari penyampaian pesan aksi kepada masyarakat luas.
  3. Yel-yel dan menyanyikan lagu. Sebagai penyemangat massa aksi dan mendominasi/menguasai suasana/keadaan (situasi dan kondisi).
  4. Audiensi ke pihak yang dituju, dilakukan oleh perangkat aksi yang telah ditunjuk, negosiator maupun yang jago dalam beraudiensi.
  5. Pembacaan press release. Hal ini biasanya dilakukan pada akhir aksi dan diharapkan dapat diliput media agar pesan yang kita bawa dapat tersampaikan kepada khalayak luas.
  1. Pasca Aksi, Langkah terakhir dari aksi adalah pemulangan peserta, biasanya aksi tidak bubar di tempat dibacakannya press release untuk menimbulkan kesan “bubar setelah aksi”, biasanya peserta berjalan kembali ke tempat lain, baru membubarkan diri di tempat tersebut. Setelah aksi selesai, sebisa mungkin diadakan evaluasi aksi terkait ketersampaian pesan dan evaluasi teknis untuk menentukan langkah selanjutnya terkait perjuangan isu atau pesan yang disampaikan.
1.      Absensi, sebagai pemastian terhadap jumlah peserta aksi yang terlibat selama pelaksanan aksi. mengingat sering terjadinya kasus penangkapan bahkan penculikan terhadap beberapa aktifis tanpa alasan yang jelas.
2.      Evaluasi, untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dari aksi yang sudah dilaksanakan. Selain merupakan media dalam mengetahui kekurangan dan kelemahan aksi, juga sebagai bahan dalam melaksanakan analisa SWOT untuk aksi mendatang.
3.      Rekomendasi, dari hasil-hasil yang telah dicapai melalui aksi dapat dikerangkakan menjadi sebuah masukan untuk gerakan yang akan dilaksanakan selanjutnya.
Kondisi lapangan
Pada saat melaksanakan aksi, situasi dan kondisi di lapangan sangat tidak mudah untuk dipastikan. Bisa saja sesuai tepat dengan apa yang sudah direncakanan, namun terkadang seringkali terjadi chaos (bentrok). Bentrok seringkali terjadi dengan aparat kepolisian maupun kelompok lain yang kontra terhadap aksi yang kita laksanakan. Namun hal ini bukan berarti hal yang harus ditakuti. Oleh karena itu sangat dibutuhkan kemampuan dalam mengadaptasikan diri terhadap situasi dan kondisi yang mungkin akan terjadi. Selain itu, pengintegrasian terhadap segala hal secara hati-hati juga dibutuhkan. Dalam artian, massa aksi khususnya coordinator umum dan coordinator lapangan harus mampu menentukan sikap terhadap situasi serta kondisi yang demikian. Sehingga massa aksi tidak cair dengan begitu saja.
Makalah ini hanya menyampaikan sedikit sekali hal sederhana menyangkut manajemen aksi, kita bisa lebih banyak mengerti ketika kita telah melakukannya. Sering terjadi, apa yang tertulis jauh berbeda dengan apa yang terjadi di lapangan. 

Sumber : http://akhmadramadhan89.blogspot.co.id/2012/12/manajemen-aksi.html

Terima kasih, semoga bermanfaat.. H A M D A N I

MUNAS BEM SI ke-X


Hasil gambar untuk munas bem si 2017
SKETSA – Gemuruh teriakan dan kepalan tangan menyuarakan “Hidup Mahasiswa!” nampaknya bakal terus mengguncang Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Stadion Sempaja, Samarinda sepekan ini. Betapa tidak, ruangan itu dipadati sedikitnya 249 aktivis mahasiswa yang datang dari 94 universitas dari Sabang hingga Merauke. Pemuda-pemuda itu tengah mengikuti helatan akbar BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), yakni Musyawarah Nasional (Munas). 
Mengangkat tema “Gelorakan Perjuangan sebagai Aktualisasi Peran Mahasiswa untuk Perbaikan Indonesia”, tahun ini, Unmul mendapatkan kehormatan besar. Dipercaya menjadi tuan rumah Munas, Unmul tentu tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Sebanyak 200 panitia dikerahkan demi suksenya Munas BEM SI 2017. Adapun, penetapan Unmul sebagai tuan rumah ternyata diperoleh dari hasil kesepakatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BEM SI di Lombok 2016 lalu setelah menyisihkan dua nama universitas lain.
“Teman-teman pengin ke Kalimantan karena isu-isu sumber daya alam yang memang ada di sini semua. Misalnya, tambang dan Blok Mahakam. Apalagi ditambah penangkapan Norman Iswahyudi saat aksi 121 kemarin. Otomatis itu memperkuat pembahasan karena memang aksi itu agendanya BEM SI,” jelas Freijae Rakasiwi, koordinator acara Munas BEM SI 2017.
Munas kali ini rencananya akan digelar selama sepekan penuh. Mulai 23-29 Januari dengan isian acara utama sidang BEM SI yang berisi penyampaian laporan pertanggungjawaban dari Koordinator Pusat (Korpus), Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Isu (Korsu), Koordinator Forum Perempuan, dan Koordinator Media BEM SI. Selain itu, akan dibahas pula evaluasi dan eskalasi gerak BEM SI untuk satu tahun ke depan.
Tak hanya sidang, ada pula acara lain yang telah dipersiapkan, yakni opening ceremony, welcome party, seminar nasional, talkshow kebangsaan, ramah tamah kedaerahan, dan ditutup dengan closing ceremony, serta perjalanan wisata.
“Ada beberapa isu yang diangkat BEM SI sesuai kesepakatan Munas tahun lalu di Magelang. Yaitu korupsi, ekonomi, pertanian, maritim, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan. Masing-masing isu itu dipegang oleh satu universitas. Kita akan lihat akan seperti apa isu-isu itu. Bisa ada yang hilang atau diubah. Tergantung kebutuhan,” imbuh Freijae.
Kepada Sketsa, Freijae menjelaskan, aliansi BEM SI merupakan aliansi paling ditakuti pemerintah. Sebab, ia ada dan berdiri di garda terdepan dalam hal mengkritik sekaligus memberikan solusi untuk pemerintah. Bersama panitia yang lain, Freijae mencium gelagat aneh dari Zulkifli Hasan, Ketua MPR RI yang mendadak batal hadir dalam Munas. 
“Kami mau undang Zulkifili Hasan dan sudah fix. Tapi H-3 sebelum opening, dia mendadak tidak bisa dan membatalkan dengan alasan presiden ingin berkonsultasi. Apakah karena presiden tahu kalau mau ada Munas di sini atau seperti apa tiba-tiba konsultasi?” ungkapnya. 
Ditemui terpisah, Presiden BEM KM Unmul 2017 Norman Iswahyudi berharap terselenggaranya Munas BEM SI di Samarinda dapat memberikan kontribusi sekaligus memacu kepekaan mahasiswa atas isu-isu yang beredar.
“Semoga Unmul bisa jadi episentrum gerakan di Kalimantan,” pungkasnya. (aml/wal)

Terima kasih, semoga bermanfaat.. H A M D A N I

Menulis Dapat Meningkatkan Karir Seorang Software Developer

01/02/17

Meningkatkan kemampuan menulis Anda dapat meningkatkan prospek pekerjaan Anda (dan masa depan Anda) sebagai pengembang perangkat lunak. Berikut adalah beberapa cara yang bagus untuk ratchet up keahlian Anda yang sangat penting.
Bahkan coders terbaik di C #, Java, atau Ruby on Rails harus tahu bagaimana membuat output kalimat yang mudah dibaca, jika diminta untuk mendokumentasikan pekerjaan mereka. Melampaui in-line dan modul-tingkat komentar, pengembang dapat menerjemahkan keterampilan menulis ke dalam peningkatan peluang bisnis dan gaji yang lebih tinggi karena mereka menghasilkan spesifikasi, rencana uji, dokumen desain, dan bahan lainnya. Pada artikel ini, Anda akan belajar bagaimana mengembangkan dan mengasah kemampuan tersebut.
Sebagai pengembang perangkat lunak maju, dalam karir mereka, ada sebuah pergeseran yang tak terelakkan yaitu coding semuanya sendiri, untuk bekerja di posisi ini membuat mereka bertanggung jawab pada proyek-proyek, tim coding, atau bahkan di seluruh organisasi pembangunan.
Semakin banyak Anda bekerja dengan orang lain, semakin Anda perlu berkomunikasi dengan orang lain. Kadang-kadang Anda terhubung dengan orang lain secara lisan, tetapi sangat sering itu berarti dapat berbentuk tertulis, terutama di era tele-Komuter, tim virtual, dan outsourcing global.
Itu sebabnya coders kompeten bisa mendapatkan keuntungan dari sebuah tulisan pekerjaan mereka - dalam arti biasa keterampilan merangkai kata bagi orang lain untuk membaca – sebagai syarat berkomunikasi, laporan kemajuan dan prestasi, dokumentasi program, membuat spesifikasi, rencana uji kerajinan, dan sebagainya.
Pengembang perangkat lunak cenderung pemikir analitis dan simbolik, jadi belajar untuk berkomunikasi dengan sederhana, terorganisir secara baik yaitu dalam bentuk kalimat, paragraf, dan halaman demi halaman prosa bisa menjadi suatu tantangan.
Untuk yang paling teknis dari pengembang ialah upaya semacam ini mungkin muncul terlalu "touchy-feely" untuk menjamin banyak usaha. Tapi, jika mengalami kegagalan dalam mengembangkan keterampilan menulis, jangan khawatir karena menulis dianggap sebagai permata mahkota yang disebut sebagai "soft skill" yang menunjukkan bahwa semua karyawan harus mengembangkan, yang jika tidak ingin mempelajarinya dapat menghambat langkah karir.
Pengembang yang bercita-cita untuk tim utama, arsitek, atau bahkan manajemen pembangunan harus mengakui bahwa kemampuan komunikasi adalah kunci untuk kemajuan, dan tulisan yang merupakan tugas penting dan wajib ketika datang untuk menempati peran pada pekerjaan tersebut.
Bagaimana Prosesnya?
Untungnya, ada banyak cara untuk memotivasi pengembang yang ingin mengasah kemampuan menulis mereka, dan banyak alat dan teknik untuk membantu mereka meningkatkan keterampilan mereka.
Berikut adalah daftar singkat dari hal-hal yang memungkinkan Anda mempertimbangkan dan mengejarnya, jika Anda ingin meningkatkan kemampuan menulis Anda:
a. Mengambil kursus : Bahkan rekayasa program sekarang secara rutin termasuk teknis menulis atau teknis kelas komunikasi menjadi kurikulum mereka. Jika Anda tidak memiliki akses yang siap untuk sebuah sekolah teknik ini, pembelajaran online dapat menjadi pilihan. Jika Anda tidak ingin membayar $ 300-plus per jam kredit yang seperti itu saja akan membuat Anda kembali (dengan sebagian besar program tersebut berjalan 3 sampai 4 jam masing-masing), dapat juga dilihat ke sebuah kelas di perguruan tinggi. Perguruan tinggi biasanya menawarkan pelatihan serupa yang lebih sederhana $ 40-60 per jam jika Anda tinggal di daerah lembaga pelayanan. Tidak bisa mengikuti kelas? Tidak perlu khawatir: ada banyak penawaran online yang tersedia. Anda memiliki pilihan, memngikuti kursus program sarjana dan melanjutkan pendidikkan atau sekedar mengikuti kursus. Hal terbaik tentang mengambil kursus adalah jadwal rutin tugas (baik) dan banyak umpan balik profesional dari seorang penulis berpengalaman, instruktur (baik) di sepanjang pembelajaran. Pendekatan ini baik untuk semua orang.
b. Membaca buku (atau berminat pada beberapa buku!): Bahkan jika Anda tidak mengambil kursus, menggali poin deskripsi saja cukup dari buku pelajaran saat ini yang menggunakan instruktur untuk mengajar teknis menulis. Atau dengan mencari e-book yang banyak tersedia. Seperti pencarian di Amazon.com untuk "buku teknis menulis," "menulis teknis untuk insinyur," atau "menulis teknis untuk pengembang perangkat lunak" juga banyak muncul. Jika Anda memutuskan untuk mengambil rute ini - dan itu salah satu cara yang sangat baik.
c. Mengambil beberapa tugas menulis: Jika Anda tidak membuat diri Anda menulis sesuatu, Anda tidak mungkin memiliki keterampilan menulis, apalagi meningkatkan dan mengembangkan hal itu. U situs yang memberikan latihan dan membantu seseorang yang ingin menulis dengan baik.
Setelah melakukan hal-hal diatas, lakukanlah secara rutin dan konsisten dan jangan cepat puas dengan keterampilan yang ada. Sadarilah bahwa suatu keahlian akan terus berkembang dan terampil bila berlatih secara terus-menerus.
Sumber : http://blog.smartbear.com/sqc/soft-skills-in-writing-can-boost-any-software-developers-career-profile/


Terima kasih, semoga bermanfaat.. H A M D A N I

Quantum Teleporter (Pengiriman Replika Benda/Manusia Melalui Media Online)



Quantum Teleportation adalah proses dimana informasi kuantum dapat dipancarkan dari satu tempat ke tempat lainnya menggunakan partikel foton, dengan bantuan komunikasi klasik dan keterlibatan kuantum antara tempat pengirim dan penerima. Hal ini bergantung pada komunikasi klasik, yang prosesnya tidak bisa lebih cepat dari kecepatan cahaya.
Dengan kata lain, Quantum Teleportation adalah teknologi terbaru yang berhasil diciptakan untuk memindahkan benda dari suatu tempat ke tempat tujuan yang diinginkan dengan menggunakan foton.
Pada era tahun 1993 seorang fisikawan yaitu Charles Bennett dan tim peneliti di IBM menegaskan bahwa teleportasi kuantum adalah mungkin, tapi hanya jika objek asli yang dipindahkan di hancurkan.
Pada tahun 1998, ahli fisika di California Institute of Technology (Caltech), bersama dengan tim dari eropa, mengubah ide IBM menjadi kenyataan dengan sukses menteleportasikan foton, partikel energi dalam cahaya. Tim Caltech berhasil mengatasi prinsip ketidakpastian Heisenberg, rintangan terbesar dalam teleportasi objek yang lebih besar dari foton. Prinsip ini mengatakan bahwa kita tidak dapat mengetahui lokasi dan kecepatan partikel secara bersama-sama.
Tapi pasti kita akan kesulitan bagaimana menteleportasikannya jika kita tidak dapat mengetahui posisi suatu partikel. Untuk menteleportasikan foton tanpa melanggar prinsip Heisenberg, ahli fisika Caltech menggunakan sebuahfenomena yang di sebut Entanglement.


Berawal dari Quantum Communications yang merupakan sebuah teknologi komunikasi yang mengambil prinsip Quantum untuk mengirimkan informasi. Saat ini, yang digunakan untuk mengirimkan data adalah foton. Media yang dipakainya dapat berupa fiber optic.
Quantum teleportation tidak bisa digunakan untuk menyalin system, karena melanggar teori no-cloning.
Tapi kehebatan alat ini yaitu mampu menciptakan replika benda apapun, sampai pada bagian terkecil yang sulit dijangkau. Meskipun namanya terinspirasi dari teleportasi yang biasa dipakai di cerita fiksi, tapi teknologi ini tidak menyediakan cara yang sama seperti teleportasi pada cerita fiksi.
Meskipun mungkin untuk memindahkan satu atau lebih qubit (quantum bit) informasi antara dua atom, teknologi ini belum bisa mencapai skala molekul atau yang lebih besar. Seseorang mungkin berpikir bahwa teleportasi sebagai salah satu bentuk transportasi atau semacam komunikasi; teleportasi quantum ini menyediakan cara untuk memindahkan qubit dari satu lokasi ke lokasi lain tanpa harus memindahkan bentuk fisiknya.
Teleportasi melibatkan dematerialisasi suatu objek pada satu titik, dan mengirim detail konfigurasi atom yang tempat objek ke lokasi lain, di mana ia akan direkonstruksi.

Terima kasih, semoga bermanfaat.. H A M D A N I

 
LEGITAS © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions